Waspada Penyakit Kawasaki

Mungkin banyak yang belum tahu tentang penyakit satu ini, penyakit ini sering menyerang pada anak-anak balita penyakit ini disebut penyakit Kawasaki. Penyakit kawasaki anak ini memang asing ditelinga kita mendengar penyakit ini sama seperti penyakit lupus yang asing ditelinga masyarakat Indonesia, penyakit-penyakit ini asing karena memang jarang terjadi di Indonesia tidak seperti penyakit-penyakit yang lain, yang kita tahu nama Kawasaki adalah nama produk sepeda motor dari jepang.

Gambar penyakit kawasaki

Penyakit Kawasaki pada anak merupakan penyakit yang menyerang pembuluh darah, dengan menyerang pembuluh darah, hal ini dapat berakibat fatal terhadap jantung karena pembuluh darah yang ada dalam jantung bisa terserang dan dapat menyebabkan cacat jantung, bisa lebih parah lagi dapat menyebabkan kematian. Belum diketahui secara pasti penyakit Kawasaki ini, tetapi dari indikasi yang sudah diteliti oleh dokter bahwa pemicunya adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang terkena infeksi.

Ciri penyakit Kawasaki ini anak balita mengalami demam tinggi sampai berhari-hari, gejala ini hampir sama dengan gejala demam berdarah. Sering juga apabila semakin parah disertai dengan bercak merah mirip seperti penyakit campak. Secara umum penyakit Kawasaki dapat dikenali dengan demam tinggi mendadak bisa mencapai 41”C yang dapat berlangsung 1-2 minggu bahkan bisa lebih dan kebal terhadap antibiotik, sebaiknya sebagai orang tua harus waspada dengan penyakit kawasaki ini.

Gejala yang lain adalah mata pada si penderita kawasaki matanya memerah, pembengkakan kelenjar pada salah satu sisi leher seperti penyakit gondong, lidah dan bibir memerah kadang juga bibir sampai pecah-pecah,telapak tangan dan kaki mulai membengkak.

Dari penjelasan tersebut kita bisa menyikapi bahwa harus memperhatikan lebih terhadap anak balita kita, penyakit-penyakit yang bisa diderita oleh balita untuk orang tua harus mengerti dan tanggap terhadap gejala-gejala apa yang terjadi dengan anak balita kita.

Artikel Lain

Leave a Comment